Perang Iran, Israel dan AS Belum Reda, Serangan Rudal Terus Terjadi

Ilustrasi peta Iran dan Israel. Foto: Shutterstock

kabeanegroi.com – Perang antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran terus memanas selama sepekan terakhir. Konflik tersebut menelan ribuan korban jiwa, terutama dari warga sipil Iran.

Pemerintah Iran melaporkan lebih dari seribu warga sipil tewas akibat serangan Israel dan Amerika Serikat. Serangan itu menghantam sejumlah wilayah penting, termasuk ibu kota Teheran. Selain korban tewas, ribuan warga juga mengalami luka-luka.

Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amir Saeid Iravani, mengatakan korban sipil terus bertambah. Ia menilai beberapa insiden terjadi karena gangguan sistem pertahanan Amerika Serikat yang mengubah arah sasaran dari target militer.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menyampaikan permintaan maaf kepada negara tetangga yang terdampak serangan Iran.

Iran sebelumnya menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk, seperti Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait.

Di sisi lain, Israel kembali melancarkan serangan ke Teheran. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan tidak akan ada kesepakatan kecuali Iran menyerah tanpa syarat.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps mengumumkan gelombang serangan baru terhadap Israel dan Amerika Serikat. Serangan rudal kembali terjadi, namun militer Israel mengaku berhasil mencegat sebagian rudal tersebut.

Hingga kini konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat masih berlangsung dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

You may also like