Ayah dan Anak Pelaku Penembakan Bondi Sydney Terpapar Ideologi ISIS

Sydney, kabeanegroi.comPerdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyatakan pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, terpapar ideologi ISIS. Aksi itu terjadi pada Minggu, 14 Desember, saat warga merayakan hari raya Yahudi, Hanukkah.

Polisi mengidentifikasi pelaku sebagai ayah dan anak, Sajid Akram dan Naveed Akram. Penembakan itu menewaskan 15 orang termasuk Sajid dan melukai puluhan warga lainnya. Peristiwa ini menjadi salah satu penembakan paling mematikan dalam sejarah Australia.

Albanese menjelaskan tim penyelidik menemukan kedua pelaku terpengaruh ideologi kebencian ISIS. “Tampaknya mereka bertindak berdasarkan ideologi ISIS,” ujarnya kepada ABC. Ia menambahkan, ekstremisme ini telah menjadi tantangan global sejak munculnya ISIS lebih dari satu dekade lalu.

Intelijen Australia sudah memantau Naveed sejak 2019, tetapi mereka menilai dia tidak sebagai ancaman serius. Saat ini Naveed masih dirawat dalam kondisi koma, dan polisi mengerahkan pengamanan ketat di rumah sakit tempat dia dirawat. (nl*)